Langsung ke konten utama

Resolusi 2021

   Assalamu'alaikum teman-teman , Apa kabar ? Semoga kalian selalu dalam keadaan sehat ya. Kali ini saya menulis resolusi untuk tahun 2021 yang nanti malam adalah malam terakhir di tahun 2020. Rasa penyesalan itu ada di penghujung tahun ini. Rasa menyesal karena belum bisa memaksimalkan waktu.
kutipan dari ucapan Imam Syafi’i Rahimullah, “Waktu ibarat pedang, jika engkau tidak menebasnya maka ialah yang menebasmu. Dan jiwamu jika tidak kau sibukkan di dalam kebenaran maka ia akan menyibukkanmu dalam kebatilan.” Kalimat tadi menunjukkan betapa pentingnya manusia mengelola waktu yang dimilikinya. Siapa tak kenal pepatah, “Time is Money.” ? Sedemikian berharganya sang waktu, sehingga bila kita tidak memanfaatkannya dengan baik, maka sama saja dengan membuang uang.
   Sesuatu yang mudah diucapkan tetapi sulit untuk diterapkan oleh diri ini atau mungkin oleh sebagian besar manusia adalah memanfaatkan waktu.  Banyak sekali hal yang sudah direncanakan tetapi batal dilakukan hanya gara-gara tidak pandai memanfaatkan waktu. Padahal waktu tidak akan pernah kembali.Membiarkan waktu terbuang sia-sia dengan anggapan esok masih ada waktu merupakan salah satu tanda tidak memahami pentingnya waktu. Padahal waktu dan kesempatan tidak pernah datang untuk kedua kalinya atau tidak pernah terulang. Ada pepatah Arab yang menyebutkan, “ Tidak akan kembali hari-hari yang telah lampau”. Bahkan Rasulullah SAW bersabda, “Ada dua nikmat, dimana banyak manusia tertipu di dalamnya, yakni kesehatan dan kesempatan.” (HR Bukhori).
Setiap manusia itu punya kepala, namun mereka punya cara berfikir  masing-masing dan mempunyai prinsip yang berbeda, bagi saya untuk tahun 2021 ini sebagai tahun perubahan . mengubah diri menjadi lebih baik lagi tentunya. Namun ada resolusi tak kala pentingnya, apa itu? Resolusi untuk menjadi penulis yang optimal di tahun 2021. Penulis yang lebih rajin dan lebih baik lagi. Penulis yang bukan hanya bisa menyebarkan hoax semata, namun penulis yang mampu menginspirasi banyak orang.

#tugasterakhir2020
#wagflpsumselmenulis
#lampauibatasmu
#flpoganilir
#resolusi2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kalam Al-Qura'an pecahkan misteri laut

Sejarah terbentuknya laut    Bumi dilahirkan 4,5 milyar tahun yang lalu. Menurut ceritanya, tata surya kita yang bernama Bima Sakti, terbentuk dari kumpulan debu di angkasa raya yang dalam proses selanjutnya tumbuh menjadi gumpalan bebatuan dari mulai yang berukuran kecil hingga ke ukuran asteroid sebesar ratusan kilometer. Bebatuan angkasa tersebut selanjutnya saling bertabrakan, dimana awalnya tabrakan yang terjadi masih lambat. Akibat adanya gaya gravitasi, bebatuan angkasa yang saling bertabrakan itu saling menyatu dan membentuk suatu massa batuan yang kemudian menjadi cikal bakal (embrio) bumi. Lama kelamaan dengan semakin banyaknya bebatuan yang menjadi satu tersebut, embrio bumi tumbuh semakin besar. Sejalan dengan semakin berkembangnya embrio bumi tersebut, semakin besar pula gaya tarik gravitasinya sehingga bebatuan angkasa yang ada mulai semakin cepat menabrak permukaan embrio bumi yang sudah tumbuh semakin besar itu. Akibat tumbukan2 yang sangat dahsyat tersebu...